My home my yard my life unpredictable....
Assalamualaikum..
Rasanya sudah lama banget saya ga berkutat dengan blog di FS saya ini.sekarang sy pengen bgt bercerita ttg yang mgkn tiap hari diberitakan di televisi dan media massa yg lain yaitu apa saja yg terjadi di Sidoarjo yg notabene adalah tempat tinggal saya sekarang....
Sebenarnya sudah lama saya pengen menceritakan ini, salah satu pengalaman saya waktu liburan lebaran kemaren.
sehari setelah kedatangan sy dirumah, seperti biasa bapak saya ngajakin jalan2, tapi ini jalan2nya bukan buat sng2, tapi buat ikut ngerasain penderitaan sodara2 kami yg di Porong dan sekitarnya.sebenarnya ada juga fotonya,cuma kali ini belum sempat sy upload,wkt itu bpk sy nyuruh sy untuk fotoin sekalian.
Siang itu sepulang kami nganterin Mommy belanja kue lebaran(kalo ga salah), bpk ngajakin melihat fenomena yg hanya terjadi di kota kami itu.
Pas nympe TKP, jujur saya sgt2 kaget/shock karena ternyata tempat sumber lumpur itu bisa dibilang tidak terlalu jauh dari tempat kami tinggal sekarang...kata bpk kurang lebih 12Km dari rumah kami.sy kagetnya ternyata tempat itu dekat sekali dengan Kec.Tanggulangin,jadi masih jauh dari pusat kota porong sendiri,tepatnya pas disebelah jalan tol seberang sebuah pabrik pakan ternak.
seperti yg temen2 lihat di TV,jalan tol yg melintas diatas jalur utama yg menghubungkan antara sda-pasuruan-malang ini tengah mulai dibongkar dan dihancurkan karena telah mengalami keretakan lebih dari 2m sepanjang tol yg telah ditutup beberapa minggu lalu akibat ledakan gas pertamina yg berada disisi2 jln tol tersebut. sekilas juga ttg ledakan pada saat itu yg menewaskan beberapa orang dan melukai beberapa orang lainnya sempat menyemburkan api dan beberapa detik api itu membentuk lafadz "ALLAH" dalam tulisan arab. 2 hari setelah kejadian itu, Edo sahabat sy sempat menelpon dan mengabari bhw kakaknya juga salah satu korban luka kejadian ledakan itu.....astaghfirullah.....sungguh kuat masyarakat tempat saya tinggal ini.
Flashback lagi dengan apa yg saya lihat pada saat liburan itu.........
waktu itu,bapak sy berniat untuk menunjukkan fenomena mahadasyat itu pada saya dari tempat terdekat dengan sumur panji 1 tempat titik utama semburan lumpur itu dari sebuah jembatan yg mengakses pada jalan tol sebab sebelumnya bpk saya bisa melihat dengan jelas dari situ dengan adik sy. kami melewati jalan alternatif di daerah Kedung bendo yang ternyata sesampainya sy dibandung terdengar berita bhw daerah ini telah tenggelam oleh lumpur.....subhanallah.....
pada saat itu daerah kedung bendo sudah mulai didirikan tanggul sekitar 2m tingginya,pohon2 sudah berwarna coklat semua dan tak berdaun yg artinya mereka sudah mati karena efek panas.pada saat bpk saya akan mengambil jalan pintas menuju jembatan yg kami maksud, kami harus melewati sebuah tanah lapang tempat masyarakat daerah situ maen bola ato volly.ternyata lapangan itu sudah terrendam air walaupun masih sedikit.namaun cukup jelas terlihat rumah2 banyak sekali yg kosong, seingat saya didekat situ sy hanya melihat 2 rumah saja yg masih berpenghuni, yg lainnya sudah kosong padahal rumahnya cukup megah.
perjalanan kami lanjutkan walaupun kmi mengurungkan niat melihat sampai ke pusat semburan lumpur itu, karena mmg tidak ada jalan lain selain jembatan tadi, kalopun ada kami harus lewat tol yg artinya kami harus berbalik arah(kalo balik arah yah...mending sekalian pulang)
sy masih penasaran,jd bpk masih niat muter2 in mobil disekitar daerah situ.
Kondisi daerah Kedung Bendo wkt itu mmg sangat panas,perumahan kecil yg ada disitu juga sepi.Sy sempat prihatin pada suatu hal.yaitu,ada sekolah kecil sebuah bangunan Sekolah Dasar.sepertinya sekolah itu sdg diadakan renovasi perbaikan karena tampak semen,batu bata dan sebagian lantainya mulai dikeramik.namun itu hanya setengah dari pekerjaan renovasi tersebut karena sepertinya pekerjanya pun telah pasrah dan ditinggalkan oleh si empunya.
mungkin penduduk daerah itu sdh tau akan datangnya bencana yg sama seperti renokenongo dan jatirejo yg telah 7 bulan lalu tenggelam,mrk hnya menunggu waktu
dan ternyata benar,yg terjadi adalah kurang dari sebulan setelah sy datang kmbli ke Bdg, ternyata daerah itu sekarang sudah tenggelam oleh lumpur.berarti itu adalah pertama dan terakhir kalinya sy mengetahui daerah yg dinamakan Kedung Bendo.TRAGISSSS.......
Selanjutnya kami mendatangi sebuah tanggul lumpur dipinggir jln raya Porong,tempat itu berhadapan langsung dengan sebuah pom bensin dan Panti asuhan serta masjid.di daerah Siring namanya.sy jd ingat,masjid itu walau tergolong sgt jauh dari rumah kami,tapi kami bersahabat sekali dengan masjid dan panti asuhan itu, masjid kecil tmpat jamaah dari masjid kampung saya biasa mengaji ato sekedar silaturahmi dg jamaah lain krn kebbetulan ustadz Rohim ckp terkenal,bahakan kalo teman2 sering lht ceramah di TVRI dan RCTI,beliau tidak asing lagi,waktu itu sy juga sempat ikutan pengajian dengan ibu2 disitu.adik sy yg cowok jg pernah ikut pesantren kilat di panti asuhan itu shg sgt akrab dg tempat itu apalagi penghuni panti asuhan ini juga sebagian adalah anak korban kerusuhan ambon silam.
Ok kembali ke tanggul.untuk masuk kelingkungan tanggul yg tinggi itu kami harus membayar 1000 Rp,mereka bilang itu tiket masuk,tp hrs diikhlaskan sbg sumbangan sj walaupun sgt2 kecil sekali.parkir mobil dadakan jg ada dsitu,ckp mhl mmg,tp mmg itulah kondisi penduduk disana yg mulai kekurangan.
tanggul yg sgt besar,terlihat dari situ rumah2 yg tenggelam,pabrik yg kokoh tenggelam,sawah yg sgt luas itu juga tenggelam dan daerah itu telah mengalami penurunan tanah.Sungguh luar biasa kejadian itu.disitu juga sy foto2in(tetep bo...narcis).
yaaahhh...skrg kita semua bisa melihat,ternyata lumpur itu sdh sampai daerah Ketapang tanggulangin, berarti semakin mendekati rumahku.karena rute kecamatan disitu....dari tanggulangin ke arah utara terus ke kec.Candi dan Kec.Sidoarjo yg artinya adalah pusat kota itu sendiri.terus kearah barat dari Kec.tanggulangin itu adlah menuju ke kec.Tulangan yg artinya itu adalah tempat sy tinggal.
Ya Allah....hentikan semua ini...
teman2 juga mohon bantuan doanya semoga masalah ini cepat terselesaikan.....
sebenernya kami semua tentunya ga pengen pindah dari tempat yg sudah 17th ini sy huni.
Semoga Allah SWT menguatkan hati-hati kami semua.warga sidoarjo tercinta.Amiin Allahumma Amiin.....
hajaru
